Dubes Saudi Syekh Osama : Bernyanyi Saat Sa’i Tidak Pantas dan Tidak Boleh

JAKARTA – Dubes Arab Saudi untuk Indonesia Syekh Osama bin Mohammed Abdullah Al Shuaibi menyatakan, sa’i dengan senandung lantunan “Yaa Lal Wathan” oleh sejumlah jemaah umrah Indonesia yang tengah menjalankan ibadah sa’i sebetulnya tidak pantas dan tidak boleh.

“Beliau tadi menjawab, bahwa hal seperti itu sebetulnya tidak pantas dan tidak boleh. Nanti kalau semua dibolehkan nyanyi lagu kebangsaan atau syiar-syiar di luar ibadah, nanti semua orang melakukan yang sama dengan menimbulkan kegaduhan” kata Osamah seperti yang diterjemahkan oleh Ustadz Fahmi Salim seperti dikutip dari b-islam24h.com.

Ia meminta kejadian serupa tidak terulang lagi. Dulu, jamaah Iran sempat melakukan hal yang sama dengan menggunakan kesempatan ibadah haji untuk unjuk rasa. “Itu menimbulkan kegaduhan,” ujar Syekh Osama.

“Kami tidak mengatakan akidah mereka rusak, tapi itu tidak pantas dilakukan di saat sa’i, cukup berzikir kepada Allah Swt,” terangnya.

Sebelumnya beredar video jamaah umrah Indonesia bernyanyi dengan suara keras di saat melakukan Sa’i.

Berikut sa’i sambil bernyanyi.

Advertisement