Netanyahu Akan Undang Trump dalam Pembukaan Kedubes AS di Yerusalem

Konferensi Pers Trump dan Netanyahu di Gedung Putih/ Reuters

TEL AVIV – Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan bahwa dia akan membahas kemungkinan Presiden AS Donald Trump menghadiri pembukaan kedutaan besar AS di Yerusalem pada saat bertemu dengan Trump pada hari Senin (5/3/2018).

Netanyahu membuat komentar tersebut pada Sabtu malam sebelum menaiki pesawat ke Amerika Serikat.

“Saya pasti akan mendiskusikan dengan dia kemungkinan itu,” kata Netanyahu menanggapi pertanyaan wartawan apakah dia berencana mengundang Trump untuk menghadiri acara tersebut.

“Saya sangat berterima kasih kepadanya atas keputusan bersejarah ini untuk mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel dan untuk memindahkan kedutaan besar Amerika ke Yerusalem pada hari kemerdekaan kita,” katanya, dilansir Al Arabiya.

Tanggal 14 Mei akan dilakukan pembukaan kedutaan bertepatan dengan ulang tahun ke 70 berdirinya Israel.

Bagi orang-orang Palestina, tanggal tersebut merupakan ulang tahun Nakba, atau “malapetaka”, di mana ratusan ribu orang melarikan diri atau diusir dari rumah mereka dalam perang yang mengelilingi ciptaan Israel.

Deklarasi Yerusalem Trump pada 6 Desember membuat marah orang-orang Palestina dan berpisah dengan konsensus internasional selama puluhan tahun bahwa status kota yang disengketakan harus dinegosiasikan antara kedua belah pihak.

Kedubes baru pada awalnya akan berlokasi di sebuah bangunan konsuler AS di Yerusalem sementara Washington mencari lokasi permanen.

Israel menduduki Yerusalem timur Palestina pada Perang Enam Hari 1967 dan kemudian mencaploknya dalam sebuah langkah yang tidak pernah diakui oleh masyarakat internasional. Ini melihat seluruh kota sebagai ibukotanya.

Advertisement