Israel Tahan Dua Jenazah Warga Palestina

Ilustrasi Palestina membawa tubuh Layth Abu Naim, seorang Palestina berusia 16 tahun yang dibunuh oleh tentara Israel pada 30 Januari 2018/ Anadolu
GAZA – Seorang pejabat Israel menegaskan pada Minggu (1/4/2018) jika Israel menahan jenazah dua orang Palestina yang tewas di dekat perbatasan dengan Jalur Gaza.

Mayjen Yoav Mordechai, Koordinator Kegiatan Pemerintah mengatakan Israel tidak akan mengembalikan jasad kedua warga Palestina sampai dua orang Israel yang ditahan oleh kelompok Palestina Hamas dikembalikan.

“Israel tidak akan beristirahat dan warga Gaza tidak akan tahu perdamaian sampai Israel dikembalikan dari Jalur Gaza dan tentara kami akan dibawa untuk dimakamkan di Israel,” katanya, dikutip Anadolu.

Hamas, yang berkuasa di Jalur Gaza, diyakini menahan empat warga Israel sejak 2014, tetapi menolak untuk menyebutkan apakah mereka hidup atau mati.

Sementara Israel sudah menahan jenazah 24 warga Palestina sejak 2014, ketika tentara Israel melancarkan serangan mematikan di wilayah yang diblokade itu.

Pada hari Sabtu, tentara Israel mengancam “respons kuat” terhadap protes Palestina di sepanjang perbatasan dengan Jalur Gaza.

Demonstrasi Jumat adalah awal dari protes enam minggu yang memuncak pada 15 Mei.

Para demonstran menuntut agar para pengungsi Palestina diperbolehkan hak untuk kembali ke kota-kota dan desa-desa yang keluarga mereka melarikan diri dari, atau diusir dari, ketika negara Israel diciptakan pada tahun 1948.

Advertisement