BANDUNG – Kebakaran yang melanda RT03/06, Kelurahan Malabar, Kecamatan Lengkong, Kota Bandung pada Kamis (3/5/2018) telah menghanguskan 26 bangunan rumah dan tidak ada harta korban yang tersisa.
Lurah Malabar Roaida Thalib mengatakan, para korban kebakaran yang jumlahnya mencapai 188 jiwa atau sebanyak 43 KK telah dievakuasi ke posko pengungsian di Hotel Harapan Indah. Mereka ditempatkan di 26 kamar yang sudah disediakan untuk bisa tinggal sementara.
“Sejak Kamis sore mereka sudah tinggal di Hotel Harapan Indah. Awalnya korban kebakaran akan membangun tenda di lapangan badminton. Tapi, setelah kami pertimbangkan, warga korban kebakaran lebih nyaman tinggal di hotel ini,” kata Roida saat ditemui di posko pengungsian Hotel Harapan Indah, Jumat (4/5/2018), dilansir Sindonews.
Dia menyebutkan, peristiwa tersebut menyebabkan tidak ada harta benda milik warga yang tersisa sedikitpun karena bentuk bangunan dan rumah warga sangat berdempetan sehingga api yang membesar langsung dengan cepat menghanguskan bangunan rumah mereka.
“Kawasan ini merupakan kawasan padat penduduk. Rumah warga yang rata-rata berdempetan dengan ukuran 3×6 meter itu membuat api sangat cepat merambat ke bangunan lain. Semua barang ikut terbakar,” ujarnya.
Roida mengungkapkan, peristiwa kebakaran yang terjadi pada Kamis pagi itu mengakibatkan seorang anak berusia 5 tahun meninggal dunia. Korban ditemukan tewas dalam rumahnya dan berada di dekat kamar.
“Kami berduka, kebakaran ini mengakibatkan korban jiwa. Anak berusia 5 tahun meninggal dunia akibat kebakaran,” jelasnya.





