Warga Makam Tembok Surabaya Tolak Pemakaman Keluarga Teroris

Bom Surabaya/ antara

SURABAYA – Warga Makam Tembok Surabaya menolak, pemakaman keluarga teroris, karena pelaku dianggap telah meresahkan masyarakat.

Misalnya, Fauzi (55) salah satu warga Jalan Makam Tembok Gede menuturkan meski salah satu pelaku teroris orang tuanya pernah tinggal di daerah Jalan Kranggan Surabaya. Warga tetap menolak pelaku dimakamkan di Makam Tembok Gede Surabaya.

“Kami tetap menolak sebab, pelaku sudah meresahkan masyarakat Surabaya dan sekitarnya terkait peledakkan bom di tiga gereja,” tuturnya, Senin (14/05/2018).

“Kendati orang tuanya pernah disini kami intinya tetap menolak karena perbuatanya sudah merugikan banyak korban yang tak berdosa,” paparnya, dikutip beritajatim.

Seperti diberitakan, keluarga Dita Oeprianto dan istrinya Puji Kuswati dan dua anak perempuanya Fadhilah Sari, dan Pamela Rizkita serta anak lelakinya Yusuf Fadhir, dan Firman Halim.

Warga asal Wonorejo Asri Rungkut, Surabaya meninggal mengenaskan usai melakukan pengeboman di tiga gereja Surabaya

Advertisement