KONGO – Republik Demokratik Kongo sedang mempersiapkan untuk meluncurkan program vaksinasi Ebola pada hari Senin (21/5/2018) dalam upaya untuk menghentikan wabah terbaru dari penyakit virus mematikan tersebut.
Pemerintah Kongo mengatakan gelombang pertama imunisasi akan menargetkan staf perawatan kesehatan di barat laut negara itu yang telah memiliki kontak langsung atau tidak langsung dengan pasien sakit.
Diantaranya adalah Hilaire Manzibe, seorang dokter di Rumah Sakit Referensi Wangata di Mbandaka, yang merawat seorang pasien pada tanggal 1 Mei yang datang dari Bikoro, episentrum wabah saat ini, dengan gejala demam dan muntah.
Bunyi alarm terdengar pekan lalu setelah wabah itu, yang sebelumnya dilaporkan di daerah pedesaan terpencil di negara itu, mencatat kasus pertama yang dikonfirmasi di Mbandaka, sebuah kota berpenduduk 1,2 juta.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengirim 35 ahli imunisasi, termasuk 16 dimobilisasi selama wabah mematikan terakhir di Afrika Barat, yang dimulai pada 2013. Sisa tim terdiri dari staf Kongo yang baru dilatih.
Sekitar 600 vaksinasi harus diberikan. WHO telah mendata korban tewas dari wabah saat ini di 25.
Aljazeera melansir, para donor telah menjanjikan 300.000 dosis vaksin, dimana sekitar 5.400 telah diterima.





