JAKARTA (KBK) – YLKI dan Filantropi Indonesia berkolaborasi dengan Rumah Zakat, Dompet Dhuafa dan FOZ membentuk Kemitraan dengan program ‘Menggapai Tanah Suci”. Program tersebut merupakan aksi untuk menggebrak pemerintah yang tak banyak bergerak melihat banyaknya calon jamaah umrah yang gagal berangkat.
“Yang jadi konsen kami adalah tidak semua calon jamaah itu orang berpunya. Akibat kejadian itu tak sedikit mereka yang menjadi miskin, alami gangguan psikis dan lain sebagaianya,” ujar Direktur Program Dompet Dhuafa Sabeth Abilawa di Jakarta (27/5).
Secara umum ada 3 komponen utama dari program Menggapai Tanah Suci ini. Pertama, penggalangan kedermawanan masyarakat untuk bersama-sama mengatasi persoalan konsumen korban travel umroh. Penggalangan dukungan akan dilakukan oleh YLKI bekerjasama dengan Dompet Dhuafa dan Rumah Zakat serta LAZ anggota Forum Zakat.
Fundraising program ini akan dilakukan melalui kanal crowdfunding kitabisa.com, serta crowdfunding internal masing-masing lembaga, yakni www.sharinghappines.org yang dikelola Rumah Zakat dan www.bawaberkah.org yang dikelola Dompet Dhuafa. Penggalangan dukungan juga akan dilakukan melalui strategi fundraising lainnya dengan menggalang dukungan perusahaan, komunitas atau sosiasi jamaah haji/umroh yang peduli.




