Demo Anti Pemerinta di Nikaragua, 264 Orang Tewas

Demonstrasi di Nikaragua tewaskan dua ratus orang lebih/ AFP

NIKARAGUA – Komisi Inter-Amerika urusan Hak Asasi Manusia atau IACHR mengatakan jumlah korban tewas akibat penumpasan selama empat bulan atas demonstran anti-pemerintah di Nikaragua, meningkat menjadi 264 orang.

Sejak dimulainya penindasan terhadap protes sosial, 264 orang tewas dan lebih dari 1.800 luka-luka.

Kepala komisi, Paulo Abrao berbicara dalam pertemuan Organisasi Negara-Negara Amerika, yang dikutip VOA, di mana IACHR merupakan bagiannya, mengenai situasi di negara Amerika Tengah yang dilanda kekerasan itu, di mana para pengunjuk rasa berupaya menurunkan Presiden Daniel Ortega dari jabatannya.

Badan HAM itu sebelumnya mencatat 212 orang tewas, meskipun perkiraan setempat baru-baru ini menyebutkan, sekitar 250 orang.

Dalam luapan kemarahan paling baru, setidaknya 14 orang tewas dalam serangan akhir pekan oleh massa pro-pemerintah di dekat kubu oposisi Masaya, di tenggara negara itu.

Ortega, mantan gerilya sayap kiri, pertama kali berkuasa melalui pemberontakan tahun 1979, sebelum kalah dalam pemilihan presiden pada tahun 1990.

Dia terpilih kembali tahun 2007 tetapi para penentang menuduh dia dan istrinya, Wakil Presiden Rosario Murillo, membentuk kediktatoran yang bercirikan nepotisme dan penindasan brutal

Advertisement