MANGGARAI TIMUR, KBKNEWS.id – Proses pembersihan puing-puing bangunan Masjid Al Istiqomah Ronting, Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) resmi dimulai, Sabtu (29/8/2026). Langkah awal ini menandai fase pemulihan fisik sarana ibadah warga Dusun Ronting setelah bangunan utama masjid tersebut hancur, melalui inisiatif kolaboratif antara lembaga kemanusiaan Dompet Dhuafa bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Dalam proses pembersihan di lokasi, Kementerian PUPR mengerahkan unit alat berat ekskavator untuk membongkar dan mengumpulkan material reruntuhan yang berserakan. Alat berat tampak memindahkan tumpukan beton bertulang, rangka baja, atap, serta struktur kubah besar yang roboh dan rata dengan tanah.
Puing-puing material yang telah dihancurkan dan dikumpulkan kemudian dimuat ke dalam armada dump truck. Kendaraan pengangkut tersebut secara bertahap memindahkan seluruh material sisa reruntuhan menuju lokasi pembuangan khusus yang telah ditentukan sebelumnya oleh pihak berwenang agar tidak mencemari lingkungan pemukiman warga.
Keterlibatan Kementerian PUPR menjadi dukungan vital dalam mempercepat proses normalisasi kawasan terdampak. Melalui penyediaan alat berat dan manajemen pembersihan puing yang terstruktur, area tapak masjid dapat segera steril dari reruntuhan berbahaya dan siap untuk tahapan konstruksi berikutnya.
Dompet Dhuafa terus mengawal upaya pemulihan ini secara menyeluruh, mendampingi warga setempat mulai dari penyediaan sarana musala darurat untuk ibadah harian hingga pelaksanaan fase pembersihan fisik lahan secara terkoordinasi. Sinergi ini memastikan penanganan pascamusibah berjalan cepat, aman, dan tepat sasaran.
Masyarakat Dusun Ronting menyambut baik dimulainya pembersihan lahan masjid ini dengan penuh kelegaan dan harapan baru. Kehadiran alat berat di lokasi menjadi bukti nyata dimulainya langkah konkret perbaikan, memberikan secercah optimisme bahwa sarana peribadatan mereka akan segera terbangun kembali.
Proses pembersihan dan pengangkutan puing ditargetkan berjalan efektif dan memprioritaskan keselamatan warga di sekitar area kerja. Penataan jalur keluar-masuk armada dump truck diatur sedemikian rupa agar mobilisasi alat berat tidak mengganggu kelancaran kegiatan sehari-hari masyarakat setempat.
Pembersihan total tapak bangunan ini menjadi pijakan utama sebelum proses peletakan batu pertama dan rekonstruksi gedung baru dimulai. Diharapkan, pembangunan kembali Masjid Al Istiqomah Ronting kelak mampu menghadirkan bangunan yang lebih kokoh, aman, dan nyaman untuk menampung syiar serta ibadah warga sekitar.





