Bom di Rapat Pemilu Pakistan Tewaskan 128 Orang

Korban luka bom motor di Pakistan dievakuasi/ AFP

PAKISTAN – Seorang pembom bunuh diri menewaskan 128 orang pada sebuah rapat umum pemilihan umum di Pakistan barat daya dalam serangan kedua terkait pemilihan pada Jumat (13/7/2018).

Pemboman itu adalah serangan paling mematikan di Pakistan dalam lebih dari tiga tahun dan merupakan insiden ketiga kekerasan terkait pemilu minggu ini.

Itu terjadi ketika pemerintah sementara Pakistan melancarkan tindakan keras terhadap pertemuan politik. Sharif, yang digulingkan oleh Mahkamah Agung tahun lalu dan divonis in absentia korupsi seminggu yang lalu, tiba di negara itu untuk menggalang partainya menjelang pemilihan umum.

Menteri Dalam Negeri Baluchistan Agha Omer Bangulzai mengatakan kepada Reuters bahwa korban tewas dalam serangan itu telah meningkat menjadi 128 orang, dengan lebih dari 150 orang terluka.

Pejabat polisi senior Qaim Lashari sebelumnya mengatakan bahwa lebih dari 1000 orang hadir di rapat umum di kota Mastung di provinsi Baluchistan yang dilanda kekerasan.

Militan Islam yang terkait dengan Taliban, Al Qaeda dan Negara Islam telah beroperasi di provinsi itu, yang berbatasan dengan Iran dan juga Afghanistan.

Negara Islam mengklaim bertanggung jawab atas serangan itu, kata kantor berita AMAQ. Kelompok ini tidak memberikan rincian lebih lanjut atau bukti untuk klaimnya.

Advertisement