YUNANI – Yunani meminta bantuan dari negara lain pada Senin (23/7/2018) untuk mengatasi kebakaran yang terjadi di dekat Athena yang menewaskan sedikitnya 20 orang.
“Karena luasnya yang besar, intensitas, dan bahaya kebakaran yang ditimbulkan, negara itu telah mengajukan permintaan melalui mekanisme perlindungan sipil Eropa untuk bantuan darat dan udara internasional,” kata juru bicara tim pemadam, Stavroula Malliri, dikutip AFP.
Di kota pelabuhan Rafina, di pantai timur Athena, sekitar 30 kilometer dari ibukota, sebuah daerah padat penduduk yang dipenuhi rumah-rumah musim panas, para pejuang api bertempur di tengah-tengah rumah-rumah. Seorang walikota setempat mengatakan dia melihat setidaknya 100 rumah dan 200 mobil dilalap api.
Sekitar 60 petugas pemadam kebakaran, 39 kendaraan pemadam kebakaran, tiga pesawat pemadam kebakaran, dan sebuah helikopter jatuh air sedang menangani kobaran api. Kamp-kamp musim panas di wilayah itu dievakuasi.
Otoritas Yunani mendesak penduduk di wilayah pesisir Kineta, sekitar 54 kilometer barat dari Athena, untuk meninggalkan rumah mereka disaat api semakin ganas.
Perdana Menteri Yunani Alexis Tsipras mempersingkat kunjungannya ke Bosnia dan dijadwalkan kembali ke Yunani.
Tentara dikerahkan pada Senin sore untuk membantu memerangi api. Beberapa penerbangan, terutama pendaratan, terganggu pada Senin sore karena jarak pandang rendah dan dialihkan ke tempat lain.





