QATAR – Qatar membantah tuduhan mencegah warganya melakukan haji, atau ziarah tahunan ke Mekkah, berkaitan dengan masalah diplomasi dengan Arab Saudi..
Diberitakan QNA, pihak berwenang di kementerian urusan agama membantah pada hari Rabu (1/8/2018) bahwa Doha mencegah warga Qatar dari pergi ke Mekah untuk ibadah haji.
Kementerian itu menyesalkan penggunaan Haji dikaitkan dengan tujuan politik dan mengatakan pihaknya telah melakukan kontak dengan pihak berwenang Saudi untuk menghilangkan semua hambatan bagi warga negara Qatar dan warga yang bersedia ikut serta dalam acara tahun ini, yang dimulai pada 19 Agustus.
Arab Saudi, Uni Emirat Arab dan Bahrain memberlakukan blokade darat, laut, dan udara di Qatar pada bulan Juni 2017. Warga Qatar kemudian diberi waktu 14 hari untuk meninggalkan Saudi, Uni Emirat Arab dan Bahrain.
Selain Mesir, tiga negara Teluk menuduh Qatar mendukung terorisme dan mendestabilisasi kawasan itu, tuduhan yang secara konsisten ditolak oleh Doha.





