LOMBOK – Badan Penanggulangan Bencana Daerah NTB menyatakan jumlah korban jiwa akibat gempa bumi yang mengguncang wilayah Pulau Lombok bertambah menjadi 20 orang..
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah NTB H Mohammad Rum mengatakan ada yang meninggal pada hari kejadian gempa, tapi laporannya terlambat masuk ke posko, salah satunya di Aikmel, dan ada juga yang meninggal di rumah sakit.
Ia menyebutkan sebagaimana dilansir Antara, Minggu (5/8/2018), korban meninggal dunia di Kabupaten Lombok Timur meliputi 10 orang di Kecamatan Sambelia, lima orang di Kecamatan Sembalun, dan satu warga Kroya di Kecamatan Aikmel. Selain itu ada lima korban jiwa di Kabupaten Lombok Utara.
Sementara Kepala Dinas Sosial NTB Ahsanul Khalik mengatakan dinas akan segera mengurus santunan masing-masing Rp15 juta dari Kementerian Sosial kepada ahli waris dari korban gempa, yang datanya baru masuk.
“Segera diurus sama Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial, Dinas Sosial NTB, untuk dilaporkan ke Kemensos,” katanya.





