21 Desa di Lombok Masih Terisolir dan Butuh Bantuan

Tampak salah satu bangunan ruko yang rusak akibat gempa berkekuatan 7,0SR di Lombok, Minggu pukul 16.49 (5/8). Paling tidak 91 korban tewas, lebih 160 luka-luka

LOMBOK – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengatakan hingga kini masih ada 21 desa di Lombok yang yang terisolir dan membutuhkan bantuan.

Kepala Pusat Data Informasi dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan tim SAR belum melakukan evakuasi dan masyarakat yang mengungsi belum mendapatkan bantuan.

Hambatan untuk mengirim bantuan diantaranya disebabkan jembatan-jembatan yang terputus, listrik yang masih padam dan minimnya peralatan.

Dari 21 desa, delapan desa yang terisolir tersebut berada di Lombok Utara yang merupakan daerah yang paling parah terkana dampak gempa (Desa Bayan Beleq, Mumbul Sari, Desa Teniga, Desa Tukan Bendu Santong, Desa Salut, Desa Medane, Desa Sambik elen dan Desa tegal Maja).

 

 

Advertisement