ITALIA – Badan PBB untuk Urusan Pengungsi, UNHCR mendesak pemerintah Italia agar mengijinkan 177 migran yang terkatung-katung dalam kapal penjaga pantai dekat pelabuhan Catania, Sisilia, untuk mendarat.
UNHCR mengatakan semua demi “alasan kemanusiaan dan medis”, karena diantara mereka terdapat 34 anak.
Kapal Diciotti menyelamatkan para migran lima hari lalu, tetapi Menteri Dalam Negeri Italia, Matteo Salvini, bersikeras tidak akan mengijinkan mereka mendarat, kecuali jika negara-negara Uni Eropa lainnya berkomitmen menerima sebagian dari mereka.
Kasus itu terus menuai kontroversi di Italia dengan penulis terkenal anti-mafia, Roberto Saviano yang selama ini adalah pengkritik tajam Salvini, menuduh pemerintah “menyandera 177 manusia.”
Dilansir VOA, Menteri Transportasi Danilo Toninelli, yang kementeriannya membawahi penjaga pantai berharap, masalah ini dengan cepat dipecahkan.
Salvini sebelumnya mengancam akan memulangkan migran dalam kapal Diciotti ke Libya jika tidak ada pemecahan dari Eropa.
Sementara 177 migran itu menghabiskan malam ketujuh mereka dalam kapal hingga Rabu (22/8/2018) dan malam kedua mereka di lepas pantai Catania.





