JAKARTA – Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengimbau masyarakat untuk menunda perjalanan wisata ke luar negeri sebagai upaya membantu pemerintah menekan kebocoran devisa di tengah pelemahan nilai tukar rupiah.
Menpar Arief Yahya berharap masyarakat lebih memilih berwisata di berbagai destinasi menarik di Tanah Air.
Menurutnya pariwisata menjadi salah satu sektor yang diharapkan bisa mendorong kinerja ekonomi di tengah pelemahan nilai tukar rupiah akibat defisit transaksi berjalan.
Sektor ini menjadi salah satu di antara solusi utama lain di samping meningkatkan ekspor produk, menekan/mensubstitusi produk impor, meningkatkan tingkat komponen dalam negeri (TKDN), dan menerapkan biodiesel B20 untuk mengurangi impor BBM.
“Ini justru menjadi kesempatan bagus bagi kita untuk lebih mengeksplorasi Indonesia pada saat ini, sekaligus meningkatkan nasionalisme kita agar tidak banyak dolar keluar,” katanya, Jumat (7/9/2018), dikutip Antara.
Diketahui sejak Rabu nilai tukar (kurs) rupiah terdepresiasi hingga Rp14.927 per dolar AS berdasarkan Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR).





