Banjir Langkat, 775 Rumah Terdampak

Ilustrasi Banjir Medan Maimun Selasa (7/11/2017)/ Antara

LANGKAT – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, menyampaikan luapan Sungai Kapal Keruk telah membuat sebanyak 775 rumah terdampak banjir, termasuk persawahan dan juga tanggul mengalami kerusakan.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Langkat Irwan Sahri,  Senin (17/9/2018) mengatakan, sebagaimana dikutip Antara, dampak banjir terparah berada di Kecamatan Stabat, Kecamatan Wampu dan Kecamatan Sei Lepan, Kecamatan Secanggang/

Selain hujan deras yang melanda wilayah tersebut sejak Sabtu (15/9/2018),  tanah longsor dan pohon tumbang juga terjadi di Dusun V Desa Setungkit Kecamatan Wampu.

Menurutnya, BPBD sudah melakukan berbagai pembersihan termasuk menimbun tanggul yang bocor bersama dengan masyarakat sekitarnya, untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan terjadi.

Advertisement