Dua Kecamatan di Garut Terisolasi Akibat Longsor

Ilustrasi Longsor 50 Kota sempat memutus total jalan penghubung Sumatera Barat-Riau. Foto: Haluan

GARUT – Bencana tanah longsor melanda  Kampung Cijeruk, Desa Singajaya, Kecamatan Singajaya, Garut, jawa Barat dan  membuat jalan menuju ke Kecamatan Singajaya dan Kecamatan Peundeuy terisolasi.

Komandan Koramil Singajaya Kapten Iyus Rustandi mengatakan, hujan deras sempat melanda sejak Kamis sore hinggal malam hari dan  longsor terjadi pada Jumat (21/9/2018) dini hari sekitar pukul 01.30 WIB.

Menurut dia, akses jalan dari Kecamatan Banjarwangi menuju Kecamatan Singajaya dan Kecamatan Peundeuy itu tertutup oleh longsoran tanah setebal 10 hingga 15 meter. Hal ini pun otomatis membuat jalan tersebut tidak dapat dilalui oleh kendaraan bermotor.

“Longsoran itu berasal dari tanah labil yang berada di sekitar tanah tersebut. Tanah tersebut kemudian menimbun jalan karena terdorong oleh air,” kata dia.

Diperkirakan, dorongan air yang cukup kencang disebabkan oleh jebolnya tanggul irigasi Sungao Cilayung.

Menurutnya, setelah mendapati informasi tersebut, Koramil Singajaya pun langsung mengajak masyarakat sekitar untuk melakukan kerja bakti. Selain itu, lanjut dia, informasi ini pun langsung disampaikan kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Dinas PUPR) agar segera mengetahkan bantuan alat berat.

“Berdasar laporan, kejadian ini sama sekali tidak meimbulkan korban jiwa,” ujarnya, dikutip Republika.

Kejadian ini pun membuat aktifitas masyarakat di kecamatan tersebut tersendat mengingat jalan itu meruapakam jalan utama menuju Kota Garut.

Advertisement