YERUSALEM – Karena situasi tak kunjung membaik, militer Israel bersiap diri menyerang Gaza.
Hal itu disampaikan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu kepada anggota kabinetnya.
Ia sudah memerintahkan militer Israel untuk mempersiapkan diri menyerang ke Jalur Gaza yang diblokade.
“Kami berharap tekanan sipil di Gaza berkurang, namun hal itu tidak akan terjadi, jadi kami akan mempersiapkan operasi militer. Ini bukan pernyataan kosong,” tegas Netanyahu.
Pada 2014, Israel melancarkan serangan militer selama 51 hari ke Jalur Gaza, hingga menewaskan lebih dari 2.300 orang Palestina dan menyebabkan puluhan ribu orang terluka.
Dilansir Anadolu, sejak Maret, lebih dari 190 warga Palestina tewas – dan ribuan lainnya terluka – akibat tembakan tentara Israel selama protes anti pendudukan dekat perbatasan Jalur Gaza.





