YERUSALEM – Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakanĀ kepada wakil perdana menteri Rusia dalam perundingan pada hari Selasa (9/10/2018) bahwa Israel harus terus beroperasi mengusir target musuh di negara tetangga Suriah.
Netanyahu mengatakannya operasi tidak akan berhentiĀ meskipun keputusan Moskow untuk melengkapi Damaskus dengan rudal pertahanan udara canggih.
Netanyahu mengatakan pada konferensi pers bahwa ia mengatakan kepada Maxim Akimov dalam pembicaraan di Yerusalem bahwa Israel akan terus memerangi upaya Iran untuk berkuasa militer di Suriah dan menyalurkan persenjataan canggih kepada sekutu Libanonnya, Hizbullah.
Meskipun pengiriman sistem pertahanan udara S-300 kepada militer Suriah, Israel berkomitmen sebagai pertahanan diri untuk melanjutkan operasi di Suriah terhadap Iran, demikian dilansir AFP.





