Kekurangan Dana, UNHCR Terpaksa Pangkas Bantuan untuk Pengungsi

JENEWA – Kekurangan dana membuat Badan pengungsi PBB atau UNHCR memangkas program bantuanĀ  bagi jutaan pengungsi tahun ini.

UNHCR mengatakan tahun ini hanya menerima separuh lebih dari 8,2 miliar dolar yang diperlukan bagi operasi kemanusiaan.

Sebanyak 68,5 juta orang telah kehilangan tempat tinggal secara paksa di seluruh dunia, dengan 25,4 juta di antaranya adalah pengungsi. Meskipun jumlah orang yang mengungsi akibat konflik dan penganiayaan meningkat, badan pengungsi PBB mengatakan dana yang diperlukan untuk membantu mereka menurun.

Juru bicara UNHCR Babar Baloch mengatakan kondisi ini meningkatkan penderitaan pengungsi dan pengungsi di dalam negeri. Dengan terbatasnya dana, ia mengatakan prioritas harus diberikan kepada upaya penyelamatan jiwa, makanan, tempat tinggal dan layanan kesehatan.

Dikutip VOA, dia mengatakanĀ  mengatakan banyak pengungsi yang mengalami kondisi peningkatan tingkat gizi yang buruk, fasilitas kesehatan kewalahan, dan tempat penampungan menjadi semakin buruk. Ia menyebut Burundi sebagai contohnya.

ā€œAnak-anak yang melarikan diri dari Burundi sebagai pengungsi dan yang berada di negara-negara tetangga terpaksa belajar di sekolah yang penuh sesak atau belajar di bawah pohon. Dan upaya perlindungan serta dukungan bagi anak-anak tanpa pendamping dan korban pelecehan seksual serta kekerasan, juga terpengaruh,ā€ ungkapnya.

 

Advertisement