TUNISIA – Banjir bandang di Tunisia telah menewaskan sedikitnya lima orang sementara dua lainnya belum diketahui nasibnya.
Kementerian Dalam Negeri mengatakan dua meninggal di wilayah Kef di barat laut dan satu lagi di Grombalia di utara.
Pada Rabu, seorang anak berusia enam tahun tenggelam di Sidi Bouzid di Tunisia tengah dan seorang pria berusia 40 tahun disapu oleh sungai musiman di provinsi tetangga Kasserine.
Dilansir AFP, Jumat (19/10/2018), satu orang telah hilang sejak Rabu di Kasserine dan lainnya di Zaghouan di timur laut Tunisia.
Banjir terjadi kurang dari sebulan setelah hujan lebat menewaskan sedikitnya lima orang di wilayah timur laut Cap Bon.
Ketinggian air meningkat di beberapa kota, termasuk Tunis dan pinggirannya, tempat sebagian besar sekolah ditutup pada hari Kamis.
Orang-orang mengecam pemerintah karena gagal mempertahankan sistem drainase atau membersihkan sampah dari dasar sungai musiman, meskipun hujan deras sering turun di musim gugur.





