CILACAP – Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Cilacap, Kodirin mengatakan 12 wilayah kecamatan Kabupaten Cilacap masuk kategori rawan lingsor.
“Wilayah yang rawan longsor ini kebanyakan berada di wilayah Cilacap bagian barat. Antara lain seperti di Kecamatan Kesugihan, Jeruklegi, Kawunganten, Gandrungmangu, Sidareja, Karangpucung, Cimanggu, Majenang, Wanareja, Dayeuhluhur, Cipari, dan Bantarsari,” katanya , Selasa (23/10/2018).
Meski demikian dia menyebutkan, tidak seluruh desa di 12 kecamatan tersebut yang masuk wilayah rawan longsor. Melainkan, desa-desa atau lokasi yang berada di wilayah perbukitan.
Dia menambahkan, dari pendataan yang dilakukan, ada 58 desa yang berada di wilayah perbukitan.”Seluruhnya masuk daerah rawan longsor,” kata dia.
Menurutnya pihak BPBD sudah secara terus menerus melakukan sosialisasi mengenai bahaya longsor yang mungkin terjadi dan juga masalah mitigasi bencana. ”Kita juga telah membentuk desa tangguh bencana. Harapannya, saat ada kemungkinan bencana longsor, masyarakat telah siap menyelamatkan diri atau melakukan evakuasi secara mandiri,” katanya, dikutip Republika.
Dia juga menyebutkanBPBD telah membuat jalur evakuasi agar masyarakat masyarakat tidak bingung bila terjadi bencana.





