Korban Pesawat Lion Air Asal Semarang Berikan Pesan Terakhir pada Anaknya

Pelayat tampak menyambangi rumah duka korban pesawat Lion Air JT 610, Joyo Nuroso/ Semarangpos

SEMARANG – Salah satu korban pesawat Lion Air JT 610, Joyo Nuroso, warga  Rejomulyo, Semarang Timur, meninggalkan duka bagi keluarganya.

Anak kedua korban, Fajriansyah Mahdy Tsani, mengaku kaget tatkala mendapat informasi ayahnya yang menjabat sebagai Kasubag Umum KPPN Pangkalpinang menjadi salah satu korban kecelakaan pesawat itu.

Fajri mengaku ayahnya sempat pulang ke rumah, Minggu (28/10/2018). “Sabtu (27/10/2018) siang kemarin sekitar pukul 11.00 WIB, sempat ke Pekalongan buat menjenguk saudara yang baru melahirkan. Lalu, pulang ke rumah Minggu sorenya,” ujar Fajri, dikutip Solopos.

Ia bilang ayahnya sempat menitip pesan kepadanya agar selalu menjaga ibu dan saudara-saudaranya di rumah. Pesan itu disampaikan ayahnya saat hendak bertolak ke Jakarta dengan menggunakan kereta api dari Stasiun Tawang, Minggu malam.

“Sekitar jam 19.30 WIB kemarin, saya ikut mengantar bapak ke Tawang. Bapak sempat berpesan supaya saya jagain saudara dan ibu,” ujar anak kedua dari empat bersaudara pasangan Joyo Nuroso dengan Ana Rohmawati itu.

Fajri tak menyangka pesan itu menjadi yang terakhir disampaikan ayahnya. Ia sama sekali tak memiliki firasat buruk apa pun.

“Hanya saja, biasanya bapak sering memberi kabar kalau sudah sampai lokasi. Tapi, ternyata bapak enggak kasih kabar sampai akhirnya ada kabar kecelakaan pesawat,” imbuhnya.

 

Advertisement