Perjuangan Yayasan Rumpun Anak Pesisir Menebar Manfaat

JAKARTA – Asrof, salah satu pengurus Yayasan Rumpun Anak Pesisir (YRAP) di kawasan Muara Angke, Pengasinan, Kelurahan Pluit, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara mengenang perjuangan panjang bagi YRAP dan rumah pintarnya untuk berdiri dan menebar manfaat melalui bidang pendidikan untuk generasi penerus kala itu hingga saat ini.

“Sempat kami belajar-mengajar di kandang ayam. Sebanyak 20 orang mengikuti kegiatan tersebut. Karena awal mulanya belum ada tempat atau kelas, tepatnya sekitar 2003. Ya, gantian deh sama ayam, kalau siang mereka dilepas untuk makan, tempatnya kita pakai untuk ruang belajar. Malamnya, si ayam masuk lagi, hehe,” kenangnya.

Namun kini ribuan anak di kampung Nelayan, kawasan Muara Angke, Pengasinan, Kelurahan Pluit, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, putus sekolah dan kehilangan sebagian hak bermainnya sebagai anak, sudah tergabung dalam YRAP.

Sejak awal 2018, YRAP telah bergabung dalam salah satu program Mitra Pengelola Zakat (MPZ) Dompet Dhuafa. Salah satu campaign donasinya terdapat pada kanal digital www.bawaberkah.org/rekan/yrap.

Rumah Pintar YRAP membina anak-anak di pesisir Muara Angke melalui empat pilar, yaitu Rumpun Pendidikan, Muda Kreatif, Sosial, juga Perlindungan Anak dan Perempuan.

Rumpun Pendidikan meliputi Taman Pendidikan Al-Qur’an dan Rumah Baca, sedangkan Rumpun Muda Kreatif meliputi pendidikan asah bakat seperti tari, teater, dan kerajinan tangan.

Rumpun Sosial meliputi bantuan sosial bencana dan psikososial trauma healing, sedangkan Rumpun Perlindungan Anak dan Perempuan meliputi sosialisasi tentang bahaya perdagangan anak, narkoba, dan advokasi.

 

Advertisement