ACEH – Satuan Kepolisian Perairan dan Udara (Satpolairud) Kepolisian Resor (Polres) Bireuen membantah laporan satu unit perahu kayu pembawa pengungsi etnis Rohingya yang terdampar di perairan Aceh.
Kasatpolairud Polres Bireuen Iptu Husni Eka Jumadi melalui Kaurbinopsnal Satpolairud Polres Bireuen Aiptu Ridwan mengkonfirmasi pada Antara kabar tersebut hanya isu belaka, dan tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Meski kabar ini cuma isu saja, namun pihaknya tetap memastikan dengan menggelar patroli secara rutin di kawasan perairan laut dengan durasi waktu lebih lama dari biasanya.
Patroli dilakukan pihaknya menggunakan satu kapal motor beregistrasi KP-HIU 1 hingga radius 10 mil laut dari bibir pantai, karena pengungsi Rohingya dikabarkan berada di sekitar Perairan Jeunib, Bireuen, pukul 13.50 WIB.
Sebelumnya dilaporkan, satu unit perahu kayu membawa muslim Rohingya telah terdampar di Aceh, dan memasuki perairan laut di kawasan Bireuen menuju ke arah timur dengan jarak sekitar 17 mil laut.
“Informasi perahu kayu yang ditumpangi muslim Rohingya, kami dapatkan dari panglima laut Bireuen,” ujar Kepala Penanggulangan Becana Daerah (BPBD) Bireuen, Muhammad Nasir.





