Warga Kampung Pulo Berharap Pembangunan Dinding Parapet Cepat Rampung

Dok Beritajakarta

JAKTIM-Puncak musim hujan tahun ini diperkirakan terjadi Pebruari-Maret. Untuk mengantisipasi supaya luapan air dari Kali Ciliwung tidak naik Pemprov membangun dinding parapet.

Namun sampai kini pembangunan tersebut masih berlanjut, sehingga jika air kali naik membanjiri pemukiman warga.

Lantaran itu, warga Kampung Pulo, Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, berharap pembangun dinding parapet dipercepat. Pasalnya, akibat pengerjaan belum rampung, air dari Kali Ciliwung, meluap membanjiri permukiman warga.

” Harus dipercepat pembangunan dinding parapetnya. Karena luapan Ciliwung masuknya melalui lingkungan kami di RW 02,” keluh Ketua RW 02 Kampung Pulo, Kamaludin seperti diberitakan Beritajakarta, Kamis (4/2).

Sampai kemarin dinding parapet setinggi dua meter atau pembatas Ciliwung dengan pemukiman warga, belum selesai dibangun. Dari keseluruhan bagian, sekitar 700 meter, yang membentang dari wilyah RT 08/02 hingga RT 06/01, Kampung Melayu, masih belum terbangun.

Advertisement