15 Keluarga Korban Gempa di Mataram Sudah Bisa Tempati Hunian Tetap

Ilustrasi Huntara yang dibanguun TNI untuk korban gempa Lombok/ Ist

MATARAM – Sebanyak 15 keluarga korban gempa di Kota Mataram sudah bisa pindah dari hunian sementara ke hunian tetap berupa rumah instan sederhana sehat (Risha).

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Mataram HM Kemal Islam mengatakan mereka  sudah bisa menempati empat rumah di Pagesangan dan 11 rumah di Lingkungan Pengempel, Kecamatan Sandubaya.

Saat ini 20 rumah instan sederhana sedang dalam proses pembangunan di lingkungan Gontoran, Tegal dan Jangkuk.

Kemal juga menjelaskan  bahwa saat ini dari ratusan korban gempa bumi yang telah mendapatkan transfer bantuan dana pembangunan rumah tahan gempa senilai Rp50 juta dari pemerintah, sebanyak 460 KK telah menyelesaikan desain dan rencana anggaran biaya (RAB) pembangunan rumah tahan gempa Risha tipe 36.

“Tugas kami memberikan pendampingan teknis untuk pembuatan desain dan pendampingan administrasi dalam pembuatan RAB. Kami tidak masuk pada hal berkaitan dengan mambangun karena semuanya tergantung pokmas,” katanya.

 

Advertisement