RIYADH – Menteri Luar NegeriĀ Arab Saudi Adel al-Jubeir membantah isu Putra Mahkota Mohammed bin Salman (MBS) tidak akan dijadikan raja.
Adel al-Jubeir menegaskan kembali bahwa seruan agar Pangeran Mohammed bertanggung jawab atas pembunuhan Khashoggi sudah melewati batas kewajaran.
“Kami tidak akan mentoleransi laporan apa pun yang meremehkan raja kami atau putra mahkota kami,” kata Jubeir, dilansir BBC, Kamis (22/11/2018).
Dia menegaskan pemerintah Arab Saudi dan putra mahkota tidak terlibat dalam pembunuhan.
Lebih lanjut diplomat top Saudi itu menyinggung laporan kantor berita Reuters pada awal pekan ini yang mengutip sumber-sumber di Saudi yang mengatakan para bangsawan akan mencegah Pangeran Mohammed naik takhta ketika ayahnya, Raja Salman, 82, meninggal suatu hari nanti.
“Ini adalah komentar keterlaluan yang telah dibuat dan sama sekali tidak dapat diterima. Kerajaan Arab Saudi berkomitmen untuk kepemimpinannya,” katanya.
Khashoggi, jurnalis Arab Saudi yang belakangan mengkiritik pemerintah Riyadh dibunuh di Konsulat Saudi di Istanbul, Turki, pada 2 Oktober.
“Kami telah membuat itu sangat jelas. Kami memiliki penyelidikan yang sedang berlangsung dan kami akan menghukum orang-orang yang bertanggung jawab untuk ini,” tegasnya.





