SEMARANG – Banjir setinggi 60 sentimeter di jalur pantura Kaligawe, Semarang, Jawa Tengah membuat kemacetan panjang, dari dua arah.
Penumpukan kendaraan di jalur pantura Kaligawe terjadi dua arah baik dari Demak ke Semarang maupun sebaliknya. Banjir hingga setinggi 60 sentimeter mengakibatkan kendaraan hanya berani berjalan sekitar 5-10 kilometer per jam.
Panit Lantas Polsek Genuk Ipda Khoirul Anam mengatakan ketersendatan arus lalin terjadi dari arah timur ke barat mulai bekas kantor kecamatan (Genuk) sampai depan Mapolsek Genuk. Kemudian dari arah barat ke timur mulai Mapolsek Genuk sampai Pos Polisi Genuksari.
Dominasi kendaraan yang melintas adalah truk dan bus besar, karena mobil-mobil pribadi serta sepeda motor dari arah Demak dialihkan ke Jalan Wolter Monginsidi. Sebab jika nekat melintas, bisa berakibat mogok atau mesin mati yang memperparah kemacetan.
Ditambahkannya, sebagaimana dilansir Sindo, polisi melakukan pengaturan arus lalu lintas sembari mengarahkan pengendara agar tak terperosok ke lubang-lubang jalan. Kepadatan kendaraan yang melintas meningkat, seiring dengan memasukinya waktu libur sekolah.
Banjir di jalur pantura Kaligawe tak mudah surut karena buruknya drainase, hingga air sungai melimpas ke jalanan dan sudah terjadi selama dua pekan terakhir.
Selain itu, guyuran hujan deras dan naiknya gelombang laut pasang juga memperparah genangan banjir.





