WASHINGTON – Laporan tentang rencana penarikan pasukan AS dari Suriah mendapat kecaman dari Dewan Perwakilan Amerika dan disebut sebagai kesalahan besar.
Senator Partai Republik Marco Rubio mengatakan, “Penarikan pasukan dengan cepat dan adalah suatu kesalahan besar dan akan menimbulkan dampak luas, selain dari usaha melawan ISIS.”
Sementara juru bicara Pentagon, Kolonel Rob Manning juga menyatakan, “Sampai saat ini kami masih akan melanjutkan tugas-tugas kami bersama para mitra kami di kawasan itu,” ujarnya, dilansir VOA.
Pasukan Amerika pertama kali meluncurkan serangan udara atas pejuang ISIS di Suriah tahun 2014, dan setelah itu mengadakan kerjasama dengan pasukan Suriah untuk melawan ISIS. Pentagon mengatakan, kini ISIS hanya menguasai satu persen dari seluruh kawasan yang pernah mereka kuasai.
Sebelumnya Presiden Trump mengatakan akan menarik ke-2.000 tentara Amerika yang ditempatkan di Suriah, seraya menyatakan kemenangannya dalam mengalahkan militan ISIS di negara itu.





