Tak Setuju Penarikan Pasukan AS di Suriah, Menhan AS James Mattis Mengundurkan Diri

Menhan AS James Mattis/ AP

WASHINGTON – Menteri Pertahanan Amerika James Mattis akan resmi mengundurkan diri dari jabatannya pada Februari mendatang, karena diduga tidak sependapat dengan Presiden Trump yang akan menarik pasukannya di Suriah.

“Jenderal Jim Mattis akan pensiun, dengan pencapaian besar, pada akhir Februari, setelah mengabdi dalam pemerintahan saya sebagai Menteri Pertahanan selama dua tahun terakhir,” ujar Trump di Twitter pada Kamis (20/12/2018) sore.

Berita itu muncul sehari setelah Trump mengatakan bahwa pasukan Amerika akan meninggalkan Suriah, langkah yang ditentang Pentagon.

Sementara Trump mengatakan Mattis akan pensiun, Mattis merilis surat di Pentagon yang menunjukkan ia mengundurkan diri.

Trump dan Mattis tidak sependapat tentang masalah penarikan pasukan AS. Mengalahkan ISIS hanyalah satu dari tiga rencana Mattis untuk Suriah yang dibeberkan Agustus lalu sebelum mengurangi pasukan Amerika di Suriah.

Ia mengatakan Amerika juga harus melatih pasukan lokal yang bisa mengambil peran menekan militan, dan proses perdamaian PBB harus maju menuju resolusi dalam perang saudara Suriah.

Selain Suriah, Mattis dan Trump juga berbeda pendapat mengenai Presiden Rusia Vladimir Putin.

Mattis yakin presiden Rusia mencoba merusak NATO dan menyerang negara-negara demokrasi Barat. Tetapi Trump memuji keterampilan kepemimpinan Putin dan baru-baru ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan sekutu Amerika karena meminta Rusia dimasukkan lagi dalam kelompok negara industri besar, demikian dilansir VOA.

Advertisement