TEL AVIV – Israel telah secara resmi mengirimkan protes ke Yordania setelah seorang juru bicara pemerintah menginjak bendera Israel selama kunjungan ke serikat buruh di Amman.
Jumana Ghunaimat diketahui terlihat menginjak gambar bendera Israel saat ia memasuki gedung serikat pekerja Yordania pada hari Kamis untuk menghadiri pertemuan di sana.
Bendera Israel ditarik di lantai di pintu masuk gedung sebagai protes terhadap Israel oleh serikat pekerja yang menentang normalisasi hubungan dengan Tel Aviv.
Media Israel mengatakan pihak berwenang Israel memanggil duta besar Yordania Ghassan al-Megali pada hari Minggu (31/12/2018) untuk memprotes perilaku juru bicara pemerintah tersebut.
Perdana Menteri Yordania Omar Razzaz dilaporkan menghadiri pertemuan tersebut, tetapi masuk ke gedung melalui pintu samping.
Pertemuan hari Kamis diadakan untuk membahas cara-cara meredakan ketegangan antara pemerintah dan serikat pekerja atas undang-undang perpajakan kontroversial yang diperkenalkan oleh kabinet.
Hingga berita dilansir Anadolu, belum ada komentar dari otoritas Yordania tentang protes Israel.
Sebelumnya, Yordania dan Israel telah menandatangani perjanjian damai pada tahun 1994.





