Turki Tolak Permintaan AS Lindungi Pejuang Kurdi di Suriah

Ilustrasi Militer Turki di Afrin yang berjaga menumpas pasukan Kurdi di Suriah/ AA

ANKARA – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan  mengatakan Penasihat Keamanan Nasional Amerika John Bolton membuat “kesalahan yang sangat serius” ketika menuntut Turki menjamin keselamatan para pejuang Kurdi di bagian timur laut Suriah.

Turki membantah bahwa pihaknya telah berjanji pada Amerika tentang jaminan keselataman milisi yang dikenal sebagai Unit Perlindungan Rakyat Kurdi di Suriah atau YPG.

Erdogan menyampaikan pernyataannya itu setelah Bolton datang ke Ankara untuk berkonsultasi dengan pejabat-pejabat pemerintahnya, antara lain juru bicara kepresidenan Ibrahim Kalin dan Menteri Pertahanan Hulusi Akar.

Kalin mengatakan kepada wartawan bahwa tidak seorang pun seharusnya berharap Turki akan memberikan jaminan terhadap sebuah organisasi teror.

Seorang pejabat senior Amerika mengatakan kepada kantor berita Reuters bahwa Bolton tidak merasa Erdogan menghinanya karena rencana pertemuan keduanya memang belum dikukuhkan.

Diketahui Amerika mendukung YPG dalam perang melawan ISIS. Sementara Turki selama ini mengaitkan YPG dengan Partai Pekerja Kurdistan (PKK), sebuah kelompok Kurdi yang selama lebih dari sepuluh tahun ini melancarkan perang di bagian tenggara Turki. Turki, Amerika dan Uni Eropa telah mengkategorikan PKK sebagai organisasi teroris.

Sementara itu Presiden Amerika Donald Trump pada 19 Desember 2018 mengumumkan penarikan mundur 2.000 personil tentara Amerika di Suriah, yang berada di sana sebagai bagian dari upaya melawan ISIS.

Penarikan pasukan Amerika dari Suriah dapat membuat pasukan Turki maju melawan pasukan Kurdi.

Tetapi Erdogan juga mengingatkan bahwa Turki akan terus berupaya mengalahkan seluruh kelompok teror, termasuk YPG.

Advertisement