Presiden Abbas: Israel Hambat Perkembangan di Timur Tengah

Mahmoud Abbas/AFP

Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengemukakan di Markas PBB, New York  bahwa Israel menghambat perkembangan di Timur Tengah karena menduduki wilayah Palestina.

Mahmoud Abbas mengemukakan hal ini dalam upacara serah-terima jabatan ketua Kelompok 77 dan China dari Mesir kepada Palestina di markas PBB, New York, Selasa (15/1/2019).

“Kolonisasi dan pendudukan Israel yang berlanjut di negara Palestina merongrong pembangunan dan kemampuan Palestina untuk bekerjasama dan berkordinasi dan menghambat pembangunan masa depan yang terpadu bagi semua bangsa di kawasan,” paparnya, dikutip VOA.

Dia juga menyatakan komitmennya dalam penyelesaian damai dan mengakhiri pendudukan serta perwujudan negara Palestina merdeka dengan Yerusalem timur sebagai ibukotanya, hidup berdampingan secara damai dan aman dengan negara Israel.

Majelis Umum PBB tahun lalu mengadopsi resolusi memberi negara Palestina peninjau hak untuk menjadi ketua Kelompok 77 yang beranggota 134 negara di PBB.

Namun seperti diberitakan sebelumnya, Amerika menentang pemberian hak itu dengan argumen Palestina tidak harus dibolehkan menduduki jabatan ketua Kelompok 77 sebab bukan anggota penuh PBB.

Palestina berstatus peninjau dan bukan anggota penuh PBB tetapi diberi beberapa keistimewaan tertentu seperti boleh ikut dalam perjanjian internasional tetapi tidak mempunyai hak suara di Majelis Umum PBB.

Advertisement