Jadi Relawan Pendamping di Deen Camp, Arman Mengaku Diajak ke Australia Gratis

BOGOR – Mohammad Arman Wiratama, seorang relawan sekaligus tutor di Jampang English Village (JEV) Dompet Dhuafa mengungkapkan tantangan menjadi relawan pendamping di Deen Camp.

Dalam kegiatan Deen Camp Arman harus mendampingi beberapa anak donatur Dompet Dhuafa Australia yang sedang menjalani masa liburannya untuk memperdalam pemahaman tentang Islam, dan juga mengenal negeri Indonesia.

“Mendampingi mereka butuh tenaga ekstra. Soalnya masih pada anak-anak. Tentu harus dapat menyesuaikan ritme di kalangan usia tersebut,” sambung Arman.

Namun Arman mengaku sangat menikmati sebagai pendamping mereka. Bahkan di sela kegiatan Deen Camp, ada salah satu peserta yang menginginkan Arman untuk ikut ke Australia.

“Ada salah satu peserta yang ngajakin saya ke Australia. Semua biaya katanya ditanggung. Gila nggak tuh? Kemungkinan dia sudah merasa fun dan cocok sama saya. Makanya dia berani ngajak. Walaupun tujuan saya diajak tentunya untuk meningkatkan kemampuan bahasa Indonesianya,” tutup Arman, dilaporkan Fajar dari Dompet dhuafa.

Meski Arman masih berusia 20 tahun, namun ia memiliki semangat kerelawanan  yang dapat menjadi sebuah motivasi. Baginya menjalani profesi sebagai relawan, memberikan kepuasan tersendiri dalam diri.

Advertisement