BANTEN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak meminta warga di Kampung Jampang Cikuning Desa Sudamanik Kecamatan Cimarga, yang menjadi korban retakan tanah meningkatkan kewaspadaan.
“Jika hujan tinggi sebaiknya warga yang tempat tinggalnya rusak berat agar mengungsi ke tempat yang lebih aman,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lebak, Kaprawi, di Lebak, seperti dilansir Antara.
Masyarakat yang terdampak bencana alam di daerah itu tercatat 165 kepala keluarga (KK) dan 104 unit rumah mengalami kerusakan, di mana empat rumah di antaranya rusak berat. Peringatan kewaspadaan itu, kata dia, guna mengurangi risiko kebencanaan agar tidak menimbukan korban jiwa.
“Kami berharap warga dapat menaati peringatan kewaspadaan terhadap bencana itu,” katanya.
Menurut dia, BPBD hingga kini melakukan upaya penanganan agar warga yang tinggal di daerah terdampak retakan tanah agar meningkatkan kewaspadaan. Selain itu, juga upaya penyaluran bahan pokok kepada masyarakat agar tidak menimbulkan kerawanan pangan.
Kaprawi mengemukakan, upaya lain yakni telah melaporkan kejadian pergerakan tanah tersebut kepada Bupati Lebak. Apakah bencana retakan tanah itu perlu direlokasi ke tempat yang lebih aman guna menghindari ancaman bencana alam.
“Kami menunggu keputusan kepala daerah untuk penanganan retakan tanah itu,” katanya.





