Warga Terdampak Banjir Purworejo Derita Tinea Pedis

Aksi Layanan Medis, LKC Dompet Dhuafa Jawa Tengah di Purworejo. Foto: Dok Dompet Dhuafa

PURWOREJO – Korban banjir Purworejo, Jawa Tengah yang berasal dari Desa Karangsari, Kec. Purwodadi berbondong-bondong mendatangi komplek Masjid Al Istidlal di desa tersebut.

Mereka memeriksakan kesehatannya ke Pos Layanan Medis yang dibuka Dompet Dhuafa di masjid tersebut. Akibat banjir yang menggenangi pemukiman warga sejak Ahad (17/3/2019), sudah mulai menyebabkan penyakit kulit.

“Selain Pos Layanan Medis, Dompet Dhuafa Jawa Tengah juga mendirikan Pos Hangat, untuk membantu penyintas yang ingin minum teh, kopi dan makanan ringan lainnya,” jelas Satria Nova, Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa kepada KBKNews.id, Selasa (19/3/2018).

Dikatakan Satria, Warga secara tertib mengikuti pemeriksaan kesehatan yang diselenggarakan oleh LKC Dompet Dhuafa Jateng dan BMT Binamas Purworejo. Selain Posko Kesehatan, Pos Hangat juga didirikan oleh DD Jateng.

Koordinator Program Kesehatan LKC Dompet Dhuafa Jateng, Aan Julianto, S.Kep mengungkapkan, mayoritas warga terkena Tinea Pedis. Tinea Pedis yaitu infeksi jamur yang menimbulkan gejala berupa ruam bersisik dan terdapat pada sela-sela jari kaki.

“Alhamdulillah kegiatan Aksi Layanan Sehat berjalan lancar, mayoritas warga tekena Tinea pedis akibat kaki yang terendam genangan air kotor. Selain itu, beberapa warga mengeluh diare dan batuk pilek. Insya Allah setelah acara ini , LKC Dompet Dhuafa Jateng akan kembali mengunjungi beberapa titik yang terdampak banjir.” ungkap Aan.

Daryati, Warga Karangsari mengungkapkan senang karena bisa berobat setelah kakinya mulai terasa gatal dan panas beberapa waktu ini.

“Alhamdulillah bersyukur dengan adanya kegiatan pengobatan ini. Jadi warga yang sakit setelah banjir ini bisa segera berobat.” ungkapnya.

Ratusan warga datang ke Posko Kesehatan yang didirikan sejak semalam ini.

Advertisement