
GAZA – Seorang pemuda Palestina meninggal pada Minggu (24/3/2019) karena luka-luka yang dideritanya akibat tembakan tentara Israel di Jalur Gaza sehari sebelumnya.
Habib al-Masri (24), ditembak dan terluka selama protes anti-pendudukan di Jalur Gaza utara pada hari Sabtu (23/3/2019).
“Dia meninggal karena lukanya pada hari Minggu,” kata kementerian kesehatan, dikutip Anadolu.
Lebih dari 250 demonstran Palestina telah mati syahid oleh tembakan tentara Israel sejak warga Palestina mulai mengadakan demonstrasi reguler di sepanjang zona penyangga Gaza-Israel pada bulan Maret tahun lalu.
Para demonstran menuntut hak para pengungsi Palestina untuk kembali ke rumah mereka di Palestina bersejarah yang menjadi tujuan mereka pada tahun 1948 untuk membuka jalan bagi negara baru Israel.
Mereka juga menuntut diakhirinya 12 tahun blokade Israel di Jalur Gaza, yang telah memusnahkan ekonomi daerah kantong pantai dan merampas sekitar dua juta penduduk dari banyak komoditas dasar.




