LAMPUNG – Dompet Dhuafa bersama mahasiswa/I Universitas Lampung melakukan aksi bersih-bersih pantai bebas plastik di tepi Pantai Pesisir Desa Margasari, Lampung.
Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan untuk pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan dalam memperingati Hari Bumi Sedunia.
“Indonesia mencapai 64 juta ton per tahun. Di mana 3,2 juta ton sampah plastik dibuang ke laut. Hal ini membuat Indonesia menjadi negara kedua terbesar peyumbang sampah plastik. Dengan besarnya sampah plastik di lautan mengancam kehidupan biota laut melalui proses bioakumulasi atau proses akumulasi suatu substansi ke dalam tubuh makhluk hidup”, ujar Syamsul Ardiansyah selaku Manajer Lingkungan dan Pemulihan Dompet Dhuafa, dalam rilis yang diterima KBK, Sabtu (20/4/2019).
Kegiatan yang diikuti oleh para Milenial ini dihadiri oleh Syamsul Ardiansyah (Manajer Lingkungan dan Pemulihan Dompet Dhuafa) dan Syaiful Bahri, M.Si (Akademisi UNILA bidang Biologi) sebagai pembicara pada Seminar Konservasi.
Disela-sela kegiatan tersebut, tim Dompet Dhuafa memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat mengenai bahaya sampah dalam keseimbangan ekosistem khususnya di laut.
Kegiatan peringatan hari bumi sedunia ditutup dengan seremonial penanaman bibit mangrove di daerah pesisir pantai sebagai pengingat untuk mengurangi abrasi pantai dan memperbaiki kualitas air laut di daerah pesisir.





