SRI LANKA – Polisi Sri Lanka mengatakan pemerintah belum mengidentifikasi siapa yang melakukan serangkaian serangan pada Minggu Paskah (21/4/2019).
Angkatan udara pada Minggu malam mengatakan sebuah alat peledak improvisasi telah ditemukan dan dibuang dekat dengan bandara utama negara itu di ibukota, Kolombo.
“Sebuah pipa PVC yang panjangnya 1,8 meter yang berisi bahan peledak ditemukan,” kata juru bicara Gihan Seneviratne, dilansir BBC.
Pemerintah mengatakan mereka yakin bom bunuh diri digunakan di beberapa lokasi.
Selama konferensi pers pada hari Minggu malam, Perdana Menteri Ranil Wickremesinghe menyampaikan desas-desus bahwa para pejabat sebelumnya memiliki intelijen tentang serangan yang akan datang.
“Kita harus melihat mengapa tindakan pencegahan yang memadai tidak dilakukan. Baik saya maupun para Menteri tidak diberi informasi,” katanya.
“Untuk saat ini prioritasnya adalah menangkap para penyerang,” tambahnya.
Pejabat pemerintah telah meminta masyarakat untuk tetap tenang saat investigasi berlangsung.





