KUPANG – Tekanan tinggi di Australia mengakibatkan angin kencang disertai gelombang tinggi di wilayah perairan laut Nusa Tenggara Timur (NTT).
Kepala Seksi Observasi dan Informasi BMKG Stasiun El Tari Kupang, Ota Welly Jenni Thalo mengatakan tekanan tinggi di Australia mencapai 1030 mb, dan wilayah itu sudah memasuki monsun Australia.
Menurut dia, saat ini angin monsun timur sedang aktif, dimana karakteristik dari angin monsun timur ini lebih kencang di bandingkan angin monsun barat.
“Salah satu pendukung kecepatan angin yang tinggi ini dikarenakan tidak ada daerah gangguan cuaca seperti daerah tekanan rendah atau belokan angin di sekitar wilayah NTT,” katanya pada Antara.
Karena itu, dia mengimbau masyarakat untuk mewaspadai angin kencang dan gelombang setinggi 2-2,5 meter di Selat Ombai, Selat Sape, Perairan Selatan Kupang, Pulau Rote dan Laut Timor Selatan NTT.
Selain gelombang setinggi 3-3,5 meter di perairan laut Selat Sumba, Laut Sawu, perairan selatan Pulau Sumba, dan Samudera Hindia selatan Nusa Tenggara Timur.





