Warga Bantaran Sungai di Tangerang Diminta Siaga Banjir Susulan Sepekan ke Depan

Ilustrasi banjir/ Tempo.co

TANGERANG – Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar  mengatakan  warga yang bermukim di sekitar bantaran dan muara sungai untuk selalu waspada banjir susulan karena hujan masih melanda wilayah tersebut.

Dia meminta selama satu pekan ke depan warga siaga terutama penduduk yang berada di sekitar Sungai Cidurian, Cisadane dan Ciujung.

Ahmed mengatakan debit air dari Kabupaten Bogor, Jabar yang mengalir melalui Sungai Cisadane menuju hilir berpotensi menjadi banjir susulan.

Hal tersebut sehubungan banjir melanda kawasan pemukiman paling parah di Kampung Beting dan Cirumpak, dengan ketinggian air mencapai 1,3 meter dalam rumah, sejak Jumat malam (26/4/2019) hingga Minggu (28/4/2019) pagi.

Namun setelah banjir surut yang tertinggal hanya lumpur yang dibawa arus air Sungai Cisadane yang hulunya berada di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Banjir menerjang rumah sebanyak 1.265 kepala keluarga (KK) di Tanjung Burung yang merupakan areal terparah karena pemukiman penduduk berada di dekat muara sungai.

Sedangkan wilayah lain yang terkena banjir di pesisir yakni Desa Kohod, Kecamatan Pakuhaji dan ratusan rumah penduduk yang letaknya bersebelahan dengan bandaran sungai.

Ahmed menambahkan camat dan kepala desa yang lokasi rawan untuk selalu berada di lapangan dan siaga mendampingi korban banjir.

Pihaknya telah mendirikan dapur umum untuk kebutuhan makan korban banjir dan setiap hari sekitar 3.000 nasi bungkus dibagikan.

 

 

Advertisement