JAKARTA (KBK)-Kemiskinan yang masih tinggi di Indonesia akan menjadi pembahasan yang akan diajukan dalam World Humanitarian Summit (WHS) di Istanbul, Mei mendatang. Sejumlah organisasi masyarakat sipil seperti HFI, PlanasĀ PRB, dan MDMC menggelar pembahasan di Jakarta untuk menyiapkan agenda yang akan dibawa.
Selain kemiskinan, masih besarnya angka pengangguran sebanyak tujuh juta orangĀ juga akan dibahas guna mengentas kemiskinan di Indonesia. Bencana yang terjadi hampir setiap tahun, serta kasus terorisme juga akan dibahas dalam pertemuan WHS nanti.
Sedangkan secara global, permasalahan yang akan diajukan adalah permasalahan pengungsi akibat korban kemanusiaan, hasil kesepakatan global, SDGs, Paris Agreement, Sendai Frame Work.
āMedia adalah salah satu aspek yang mendukung untuk menyelesaikan permasalahan secara global,ā ujar Hilman Latief, Dosen Universitas Muhammadiyah Yogyakarta dalam diskusi yang bertajuk Menuju Istanbul, Turki: World Humanitarian Summit di Jakarta (18/2/2016). Akan tetapi faktanya media saat ini tidak berimbang baik di tingkat nasional maupun global. Oleh sebab itu keberimbangan media juga akan diajukan dalam WHS nanti.
Adapun usulan-usulan yang akan disampaikan adalah mempertimbangkan nilai-nilai spiritual agar tidak selalu sekuler, melibatkan dan memberikan akses organasisi yang berbasis agamaĀ Faith Base Organisation (FBO), kemudian mereprentasikan FBO, dan memyampaikan bahwa FBO adalah sarana yang efektif untuk menjawab soal kemanusiaan.





