Demonstran Irak Turunkan Bendera Bahrain di Kedutaan dan Ganti dengan Bendera Palestina

bantuan
Foto Ilustrasi

BAGHDAD – Ratusan warga Irak  marah mendobrak kompleks kedutaan besar Bahrain di Baghdad pada  Kamis (27/6/2019), menurunkan bendera negara itu dan menggantinya dengan bendera Palestina untuk memprotes partisipasi Bahrain dalam konferensi ekonomi yang dipimpin AS di Manama.

Sekelompok dari kerumunan juga terlihat membakar bendera AS dan mendesak pasukan keamanan Irak turun tangan.

Menteri Negara Urusan Teluk Saudi Thamer al-Sabhan mengatakan di Twitter, sebagaimana dipantau Anadolu,  bahwa apa yang terjadi di kedutaan sangat disesalkan.

Bahrain sebuah negara kepulauan di Teluk Persia – menjadi tuan rumah “Lokakarya Damai Sejahtera” selama dua hari untuk membahas bagian ekonomi “Kesepakatan Abad” Presiden AS Donald Trump untuk menyelesaikan konflik Israel-Palestina.

Otoritas Palestina mengumumkan bahwa mereka tidak akan berpartisipasi dalam pertemuan dan meminta negara-negara di kawasan untuk memboikotnya.

Konferensi dimulai Selasa dan dihadiri oleh tuan rumah Bahrain serta Arab Saudi, Yordania, Mesir, Uni Emirat Arab, Qatar dan Maroko.

Sementara pejabat Israel tidak diundang, pengusaha dan beberapa jurnalis dari negara itu menghadiri lokakarya.

Pembicaraan antara Palestina dan Israel runtuh pada April 2014 setelah Israel menolak untuk menghentikan kegiatan pemukiman dan menerima solusi dua negara berdasarkan perbatasan pra-1967.

Israel juga mengingkari janjinya untuk membebaskan tahanan Palestina dari penjara Israel.

Advertisement