HALMAHERA – Tim Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa masih terus melakukan penelusuran di lokasi terdampak gempa 7,2 SR di Halmahera, yang terjadi pada Minggu (14/7/2019).
Berhubung jembatan di darat putus, Sigit, selaku Tim Komunikasi DMC Dompet Dhuafa mengatakan timnya memanfaatkan jalur laut untuk terus memeriksa keadaan-keadaan terbaru masyarakat terdampak.
Hingga kini data terbaru yang dihimpun Tim DMC Dompet Dhuafa terdapat 3.104 jiwa terdampak dan masih mengungsi. Sebanyak 971 rumah mengalami rusak berat. Lalu 13 unit fasilitas umum rusak.
“Tim sedang menggelar assessment di Desa Gane Dalam dan Desa Gane Luar, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara. Setelah data assesment terkumpul, akan kami gulirkan bantuan yang memang benar-benar dibutuhkan,” lanjut Sigit.
Selain itu ditemukan kembali korban jiwa baru akibat tertimpa reruntuhan, yakni Segaf Gafur asal Desa Yomen, Bibi Siang asal Desa Gane Luar, Saima Mustafa [90] asal Desa Nyonyifi yang meninggal di tenda pengungsian, Aina asal Desa Gane Luar, Aisyah asal Desa Ranga-Ranga dan Aswar Mukmat [21] asal Gane Dalam.
“Untuk sementara masih fokus assessment di dua desa tersebut terkait kebutuhan dasar pengungsi dan kerusakan yang terjadi,” tambah Sigit, dilaporkan Fajar, Minggu (21/7/2019).





