PAKISTAN – Pakistan pada Kamis (8/8/2019) menangguhkan beberapa layanan kereta api ke India di tengah meningkatnya ketegangan antara dua tetangga yang memiliki senjata nuklir, setelah New Delhi membatalkan status khusus Jammu dan Kashmir.
Anadolu melaporkan, langkah itu dilakukan sehari setelah Islamabad mengumumkan penurunan peringkat dalam hubungan diplomatiknya dengan New Delhi, dan mengusir seorang utusan India.
Jammu dan Kashmir yang dikelola India menikmati ketentuan khusus untuk memberlakukan hukumnya sendiri berdasarkan Pasal 370. Ketentuan tersebut juga melindungi hukum kewarganegaraannya yang melarang orang luar untuk menetap dan memiliki tanah di wilayah tersebut untuk melindungi karakter demografis wilayah tersebut.
Dengan mencabut undang-undang ini pada hari Senin, pemerintah India memicu kekhawatiran di wilayah mayoritas Muslim bahwa demografinya akan diubah.





