BAGHDAD – Irak mengecam Bahrain karena mendukung serangan Israel baru-baru ini terhadap negara-negara Arab.
Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan pada hari Kamis (29/8/2019), Kementerian Luar Negeri Irak mengatakan “menolak dan mengutuk” kicauanĀ Menteri Luar Negeri Bahrain Khalid bin Ahmed Al Khalifah tentang penargetan musuh Zionis atas wilayah Arab dan Unit Mobilisasi Populer Irak (PMU) atau Hashd al-Sha’abi , kekuatan yang efektif dalam perang anti ISIS dan pemerintah Baghdad.
“PMU telah berdiri oleh angkatan bersenjata Irak “untuk mempertahankan tanah suci kami dan membuat pengorbanan besar untuk membebaskan kota-kota Irak, dan untuk mengalahkan geng-geng teroris Daesh,” ujarnya, dilansir Press TV.
Rezim Israel secara luas dikenal berada di belakang gelombang serangan udara pada posisi Hashd al-Sha’abi Irak dalam beberapa pekan terakhir.
Laporan mengatakan serangan udara itu mendapat dukungan dari rezim Saudi dan diluncurkan dari daerah-daerah yang dikontrol oleh militan Kurdi yang didukung AS di bagian utara Suriah yang bertetangga.





