AMERIKA SERIKAT – Seorang mahasiswa Palestina yang semula ditolak masuk ke Amerika kini sudah diberi izin masuk dan mulai kuliah di Universitas Harvard.
Keluarga Ismail Ajjawi mengatakan mereka menghargai upaya semua orang yang membantunya.
Ajjawi ditolak masuk ke Amerika pada 23 Agustus setelah menghabiskan delapan jam di Bandara Internasional Logan di Boston.
Dia mengatakan penolakan itu ada hubungannya dengan berbagai unggahan di media sosial yang berorientasi politik oleh teman-temannya.
Dilansir VOA, Juru bicara Badan Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan Amerika Michael McCarthy mengatakan bahwa keputusan untuk membatalkan visa Ajjawi didasarkan sepenuhnya pada informasi yang ditemukan selama berlangsung pemeriksaan.
Sebuah lembaga nirlaba yang memberikan beasiswa kepada Ismail Ajjawi mengatakan Kedutaan Besar AS di Beirut meninjau kembali kasusnya dan menerbitkan kembali visanya





