BONE- Korban jiwa akibat Demam Berdarah (DBD) di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel) terus bertambah. Pada awal 2016 setidaknya delapan orang meninggal termasuk warga di kelurahan Ta. Warga tersebut berharap Dinas Kesehatan (Dinkes) segera melakukan fogging guna mencegah makin banyak korban akibat DBD.
MakassarKini.net melansir pada Kamis (25/2/2016), Kabupaten Bone mendapat kucuran Rp200 juta untuk biaya operasional fogging, sejak Bone ditetapkan sebagai kejadian luar biasa (KLB) DBD.
Andi Asrul, Salah satu warga mengatakan hingga saat ini belum ada fogging yang dilakukan oleh Dinkes. “Sebagai langkah antisipatif kami harap agar pihak Dinkes Bone turun melakukan fogging sebelum ada lagi korban jiwa,” ujarnya.





